Langsung ke konten utama

ARAK ARAKAN PENGANTIN KE TELUK PAKEDAI | DAY 11

Sabtu, 10 November 2018
Talita bangun awal sekali, saat subuh, sepertinya dia tau kalo hari ini kami akan ngebolang, ups....tidak ngebolang, tapi kami mau pergi akad nikah sepupuku yang lokasinya lumayan jauh dan aksesnya musti pake darat dan air. Jadinya hari ini kami tidak ada agenda ke pekarangan.

Ini dia video youtubenya :
Tepat pukul 6.30 kami berangkat dari rumah dan singgah sebentar ke SPBU dan dan minimarket. Kemudian lanjut dan sampai ke dermaga Rasau Jaya sekitar pukul 8 pagi. 

Keluarga sudah ramai berkumpul. Mereka menunggu kapal motor yang akan membawa mami menyebrang ke Teluk Pakedai. Kami yang sedari tadi belum sarapan pagi, alhamdulillah, dikasih nasi kotak, jadi kembali bertenaga 😁💪
Kami sempatkan berfoto dengan adikku, sepupu, serta sahabatnya. Kemudian kamipun pas pukul 8.30 langsung naik ke atas kapal yang awalnya kukira hanya menyebrang saja ke Teluk Pakedai (palongan 5-10 menit pikirku) ternyata bukan nyebrang, tapi 1 jam dan itu letaknya jauh dari dermaga Rasau. 
Syukurlah cuaca bersahabat, kami semua berada di atap kapal dan tidak merasa kepanasan. Mendung tapi tetap cerah. Kamipun semua menikmati alam yang terbentang asri di sepanjang sungai ini. Ini masih termasuk sungai kapuas lho. Jadi sungai kapuas itu panjaaaaang sekali. Dan banyak anak anaknya serta lebar. 

Daerah Rasau dan Teluk Pakedai ini sering dijadikan sebagai spot mancing. Banyak jenis udang serta ikan disini. Biasa orang mancing dengan menggunakan sampan. Tapi kalo musim hujan seperti ini, hanya beberapa saja yang kita temukan mancing di sungai, karena biasanya cenderung tidak beruntung, paling hanya sekedar mengobati rasa kangen mancing. 
Twins, santai menikmati angin sepoi sepoi yang membelai rambut mereka. Sepanjang jalan mereka melihat banyak sekali burung putih bertebrangan dan dan hinggap di atas dahan yang mengapung di air. Air terlihat tenang dan awan berarak perlahan. 

Dan akhirnya setelah 1 jam mengarungi sungai, tibalah kami di rumah mempelai wanita yang mana mempelai pengantin pria sudah duluan kesana dan menunggu kami di dermaga. 
Dan kami pun menyusun barisan rombongan mempelai pria setelah semua sudah turun dari kapal. Dan acara pun berlangsung hingga pukul 12.30 dan kamipun kembali ke Rasau. Namun kami tertimpa hujan lebat saat di tengah perjalanan di atas kapal, akhirnya kami harus masuk dan bersempit sempitan di dalam kapal. Alhamdulillah, kami kami  selamat sampai tujuan. 

Pelajaran hari ini bagi twins, mereka bersilahturahmi, berkenalan dengan banyak orang, belajar sopan santun, melatih kontrol dan emosi diri di tengah cuaca yang berganti panas, mendung, hujan. Mereka juga mengenal adat istiadat budaya melayu. Mereka merasakan naik transportasi kapal klotok yang bunyinya keras, namun Alhamdulillah, Allah Swt menjaga mereka dengan membuat twins tenang sepanjang jalan, padahal kami sudah was was dan khawatir kondisi mereka. Perjalanan melelahkan untuk orang dewasa apalagi untuk anak seusia twins yang 22 bulan. Tapi semua itu karena Allah yang memberi kemudahan dan kelancaran sepanjang perjalanan dan acara dari pukul 06.30-15.30. 

MasyaAllah, Alhamdulillah....

#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam
#harike11

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOVEN UBI CILEMBU ENAK

Alhamdulillah, dapat oleh oleh dari mb Bella, mamanya Bilal yang abis mudik dari Tegal. Jadi pagi hari ada babang ngojek nganterinnya dan segera mami twins cari tau gimana cara memasak ubi cilembu agar keluar madunya dan rasanya enak dan mirip dengan yang di Jawa. 2 kali masak ubi ubi ini, Papi selalu masak pake microwave, dan hasilnya ya biasa aja, kaya ubi ubi kayu biasa. Makanya kali ini jangan sampai keliru lagi. 
Setelah browsing sana sini, ketemu di youtube, ada mbak yang lagi beli ubi trus interview penjualnya dan penjualnya bilang kalo masaknya itu memang lama banet. Jika pake otamg, ubi ukuran kecil memakan waktu 1.5 jam paling cepat dan kalo yang gede sekitar 2.5 jam. Jadinya melihat itu, aku memilih untuk mencoba masak yang kecil dulu. Gimana caranya, ini dia ada di channel youtube ku :
Jadi cara mengovennya dengan oven listrik ternyata mudah sekali. Jadi menurut penjual ubi, ubi ini sudah dicuci jadi tinggal di Oven saja. Karena jika kita cuci lagi, kita harus mengeringka…

MENGATASI GATAL DI PERUT SAAT HAMIL

Berdasarkan pengalaman saya, saat memasuki usia kehamilan 16 minggu (4 bulan), saya mulai merasakan gatal di bagian perut dan dada. Gatal semakin terasa saat menjelang tidur. Ingin rasanya digaruk atau diberi salep atau apapun itu untuk menghilangkannya. Gatalnya lebih parah dibanding digigit nyamuk atau serangga. 

Gatal yang dialami saat hamil memanglah wajar, tetapi setidaknya kita harus tau penyebabnya dan pastinya cara mengatasinya supaya bisa menjalani kehamilan dengan nyaman. 
Penyebab Gatal Sebagian besar ibu hamil mengalami peregangan kulit yang biasa dikenal dengan stretch mark. Perkembangan janin menyebabkan perut membesar, kulit meregang dengan cepat, semakin mengurangi kelembapan kulit sehingga membuat gatal dan tidak nyaman. Lebih seringnya dialami pada bumil yang masuk trimester tiga, tapi pengalaman saya pribadi, untuk kehamilan kembar, lebih cepat mengalaminya, karena peregangan kulit perut lebih cepat sehingga di trimester 2 sudah mulai mengalaminya. Kita akan sering…

PIMITWINS FAMILY PROJECT ON NOVEMBER 2018 | DAY 1

Alhamdulillah, masuk ke Bunsay Level 3 ini tentang Melatih Kecerdasan dan kita ditantang untuk bisa membuat Family Project. Yippee!!! Jujur, diawal bingung apalagi ni project keluarga bareng twins, dan ditengah kegalauanku, datang lah sang kekasih, cieleee...ya...my Hubby, suami tercinta yang memecah kegalauanku dengan mencari solusi. Gimana Ceritanya....yuk mari....
Selasa, 30 Oktober 2018 malam hari sebelum bobo
Jadi, saat diskusi games level 3 di wag kelas, aku juga sambil berdiskusi dengan hubby dan juga menemani twins yang asik main. keliatan kalo mukaku bingung, Hubby pun ngajakin diskusi versi Pillow Talk bareng twins yang ikutan nimbrung juga. (So sweet). Mami, mana buku dan pen? Kata papi, dengan sigap langsung kusodorkan ke Hubby. Dan waktunya kami diskusi sambil papi oret oret di buku. 
Akhirnya terciptalah ide kita untuk Family Project, semua berbasis rumah dan lingkungan sehat dan asri, sifatnya sederhana, Pratical Life, dan ngelakuinnya bareng. 


Jadi tidur tenang deh di…