Langsung ke konten utama

DUREN DAN DINSUM DI TAHUN BARU 2019

Pagi ini, seperti biasa, Papi ke kebun untuk mengecek apakah ada duren yang jatuh. Beberapa hari ini duren banyak yang jatuh akibat angin kencang, dan sayangnya yang jatuh itu sebagian besar yang mentah. Jadi rasionya dari 5 buah , hanya 1 atau 2 buah saja yang bisa dimakan, itupun sudah termasuk beruntung. Nah, kutanya dengan Ma mah, kakak Bapak yang pakar sekali dengan duren (pengalaman lebih dari 50 tahun tentang duren), dan menurut Beliau, duren itu buah awal dan memang kebanyakan busuk ataupun mengkal atau gak enak. 
  
 
 
 
Meskipun begitu, kami tetap mengumpulkan durennya, dan berharap semoga banyak yang bisa masak dan gak busuk. Karena pagi ini  kami beruntung dapat 1 buah duren matang yang jatuh dan  yang enak rasanya. Dan lumayan lah, dari yang sebelumnya udah diem lama di dapur, ada beberapa yang masak dan setelah dikumpulin (10 buah duren) dapatlah setoples (jenis duren dagingnya tipis, bijinya gede), bisa dibuat sambal duren yang sedaaaaap sekali rasanya. Mirip tempoyak tapi bukan hehehe (Bikin habis nasi banyak hari ini karena makan ini, daun kemangi, dan  ikan asin). Gagal diet karbo 😅
Siangnya kami pengen nge Mall, mikirnya mungkin taon baru sepi, tapi ternyata oh ternyata ramenyaaaa, sampai mau masuk aja antriannya panjang, pasti gak dapat parkir. Nah, si Papi lagi kepengen banget dimsum, tapi karena Mami lagi pengen yang lain, jadinya muter muter dulu cari pilihan yang lain, tapi memang kesampaian keinginan Papi, karena semua tempat tempat pada tutup. 

Akhirnya kita sampai di Dapur Kepiting dan senangnya lagi, Tameka dan Talita maemnya semangat, syukurlah setelah beberapa hari ini malas maem sampai Papi Maminya pusing tujuh keliling masakin menu. 

Dan sorenya angin kencang sekali, jadinya duren banyak yang jatuh dan Alhamdulilah dapat lumayan juga. Dan juga ada panen pisang nipah. Rezeki di awal tahun 2019. 
Hasil duren jatuh 3 Januari 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOVEN UBI CILEMBU ENAK

Alhamdulillah, dapat oleh oleh dari mb Bella, mamanya Bilal yang abis mudik dari Tegal. Jadi pagi hari ada babang ngojek nganterinnya dan segera mami twins cari tau gimana cara memasak ubi cilembu agar keluar madunya dan rasanya enak dan mirip dengan yang di Jawa. 2 kali masak ubi ubi ini, Papi selalu masak pake microwave, dan hasilnya ya biasa aja, kaya ubi ubi kayu biasa. Makanya kali ini jangan sampai keliru lagi. 
Setelah browsing sana sini, ketemu di youtube, ada mbak yang lagi beli ubi trus interview penjualnya dan penjualnya bilang kalo masaknya itu memang lama banet. Jika pake otamg, ubi ukuran kecil memakan waktu 1.5 jam paling cepat dan kalo yang gede sekitar 2.5 jam. Jadinya melihat itu, aku memilih untuk mencoba masak yang kecil dulu. Gimana caranya, ini dia ada di channel youtube ku :
Jadi cara mengovennya dengan oven listrik ternyata mudah sekali. Jadi menurut penjual ubi, ubi ini sudah dicuci jadi tinggal di Oven saja. Karena jika kita cuci lagi, kita harus mengeringka…

MENGATASI GATAL DI PERUT SAAT HAMIL

Berdasarkan pengalaman saya, saat memasuki usia kehamilan 16 minggu (4 bulan), saya mulai merasakan gatal di bagian perut dan dada. Gatal semakin terasa saat menjelang tidur. Ingin rasanya digaruk atau diberi salep atau apapun itu untuk menghilangkannya. Gatalnya lebih parah dibanding digigit nyamuk atau serangga. 

Gatal yang dialami saat hamil memanglah wajar, tetapi setidaknya kita harus tau penyebabnya dan pastinya cara mengatasinya supaya bisa menjalani kehamilan dengan nyaman. 
Penyebab Gatal Sebagian besar ibu hamil mengalami peregangan kulit yang biasa dikenal dengan stretch mark. Perkembangan janin menyebabkan perut membesar, kulit meregang dengan cepat, semakin mengurangi kelembapan kulit sehingga membuat gatal dan tidak nyaman. Lebih seringnya dialami pada bumil yang masuk trimester tiga, tapi pengalaman saya pribadi, untuk kehamilan kembar, lebih cepat mengalaminya, karena peregangan kulit perut lebih cepat sehingga di trimester 2 sudah mulai mengalaminya. Kita akan sering…

PIMITWINS FAMILY PROJECT ON NOVEMBER 2018 | DAY 1

Alhamdulillah, masuk ke Bunsay Level 3 ini tentang Melatih Kecerdasan dan kita ditantang untuk bisa membuat Family Project. Yippee!!! Jujur, diawal bingung apalagi ni project keluarga bareng twins, dan ditengah kegalauanku, datang lah sang kekasih, cieleee...ya...my Hubby, suami tercinta yang memecah kegalauanku dengan mencari solusi. Gimana Ceritanya....yuk mari....
Selasa, 30 Oktober 2018 malam hari sebelum bobo
Jadi, saat diskusi games level 3 di wag kelas, aku juga sambil berdiskusi dengan hubby dan juga menemani twins yang asik main. keliatan kalo mukaku bingung, Hubby pun ngajakin diskusi versi Pillow Talk bareng twins yang ikutan nimbrung juga. (So sweet). Mami, mana buku dan pen? Kata papi, dengan sigap langsung kusodorkan ke Hubby. Dan waktunya kami diskusi sambil papi oret oret di buku. 
Akhirnya terciptalah ide kita untuk Family Project, semua berbasis rumah dan lingkungan sehat dan asri, sifatnya sederhana, Pratical Life, dan ngelakuinnya bareng. 


Jadi tidur tenang deh di…