Langsung ke konten utama

PANTAI PASIR PENDEK, SINKA ZOO DAN RINDU ALAM DI TANJUNG BAJAU SINGKAWANG

Assalamu'alaikum Alhamdulillah, kami sekeluarga bisa berlibur kembali ke pantai. Dan Twins kebetulan belum pernah kami ajak kesini, jadilah tinggal 1 pantai aja twins yang belum kesampaian untuk jalur pantai dari Pontianak ke Singkawang, yakni pantai Kura Kura. 

Jadi ceritanya, kami diajak oleh kak Utin yang berlibur bareng keluarganya dan menyewa 1 mobil 14 kursi. Jadilah kami ber 14 orang berangkat termasuk supir, Minggu, 6 Januari 2019. 

Ini dia videonya : 
Kami turun dari rumah jam 6.15,itupun mau gak mau twins musti bangun, padahal mereka masih tidur nyenyak. Tapi mau gimana lagi. Karena itu, syukurlah di perjalanan twins bisa melanjutkan tidurnha dengan nyenyak. Namun mungkin bawaan Tameka rada puyeng, merasa kurang tidur, jadi untuk pertama kalinya, Tameka muntah di mobil, syukurlah belum minum ASI, sebelum muntah, hanya minum air putih dan maem roti. Jadinya gak bau muntah nya kena Papi (papi lagi apes, padahal yang bilang mau muntah itu Talita, eh justru Talita gak muntah dan malah tidur nyenyak setelah kupijit pijit kepalanya). 

Kami pun tiba pukul 10.40 di Pantai Pasir Pendek. Per orang dikenai biaya Rp 40.000 dan itu berlaku untuk tiket dewasa. Tiket ini sudah termasuk ke pantai, ke Sinka Zoo dan ke Rindu Alam. 

Pantai Pasir Pendek
Dari namanya, pantai ini memang pendek, dibanding dengan pantai pantai yang berada di sekitarnya. Tapi memiliki banyak bebatuan di kanan kirinya, menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Pantai ini sepertinya tidak pernah sepi pengunjung, meskipun liburan telah usai, yang kami prediksi bakalan sepi, ternyata masih tetap ramai dipadati pengunjung 30 menit setelah kami tiba di pantai. 
Disini ada beberapa gazebo yang biasa digunakan untuk makan bareng. Ada juga beberapa kantin. Untuk fasilitas MCK lengkap dan tidak perlu membayar lagi. Ada juga pancuran air diluar jadi memudahkan untuk kita membilas diri setelah berenang di laut. Air nya bersih karena berasal dari mata air di bukit. 

Fasilitas masjid juga ada disekitar sini, dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 200 meter. 

Sinka Zoo
Sinka Zoo ini adalah kebun binatang yang berada di bukit dan memiliki panorama alam alam yang indah dengan pemandangan pantai yang bisa kita lihat dari ketinggian. Lumayan banyak satwa disini dan cukup beraneka ragam. Monyet monyet yang dibiarkan hidup bebas di pohon pohon sepertinya tidak mengganggu kehadiran orang, asalkan kita tidak mengganggunya. 
Anak anak pasti senang melihat beragam satwa disini. Dari gajah, harimau, beragam burung, ular, ayam, kera, mamalia, dan lain sebagainya. Semoga kedepannya hewan hewannya semakin bertambah dan fasilitas lainnya semakin memadai dan dan terawat. 

Rindu Alam
Ini merupakan lapangan yang cukup luas di di atas bukit, ada Villa diatasnya dan ada banyak Gazebo yang memiliki view pantai dan laut yang indah indah yang kita nikmati dari ketinggian. Kami menutup liburan ini dengan membakar bakso buatan kak Utin dan dibakar bareng sama kak Utin dan keluarga. Rasanya enak, Talita aja sampai habis 4 pentol. Kami juga sekalian makan disini sebelum akhirnya pulang ke Pontianak. Tepat pukul 5 sore kamipun turun kebawah dan melanjutkan pulang dengan ditemani rintik hujan. 
Langit pun menyambut kami dengan jingganya yang MasyaAllah indaaaaahhhh sekali. Kami menikmati dari balik kaca mobil, yang mana twins lagi tidur dengan nyenyaknya dalam dekapan kami masing masing. 

Kami berhenti untuk sholat magrib di masjid di Mempawah dan terakhir berhenti di Pondok Pengkang untuk membeli Pengkang dan Sambal kepah mereka yang tersohor itu. Oh ya, untuk harga per jepitmya berisi 2 buah, Rp 10.000 dan sambal kepah nya yang lumayan pedas itu perkemasan mangkuk kecil Rp 30.000,-. 

Kami tiba di rumah 21.30 dikarenakan seperti biasa, kena macet, tapi kali ini macetnya bukan karena Tol 2, melainkan karena ada acara di pinggir jalan di perempatan lampu Lalu lintas di Siantan, kemudian setelah lolos dari macet itu, kena lagi macet dari Pom bensin TanRay 3 sampai tol. Jadi 40 menit sendiri kena macetnya. 

Namun banyak hal yang kami dapatkan selain liburan itu sendiri, yakni kami punya teman dan sodara baru, menjalin silahturahmi. Alhamdulilah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGOVEN UBI CILEMBU ENAK

Alhamdulillah, dapat oleh oleh dari mb Bella, mamanya Bilal yang abis mudik dari Tegal. Jadi pagi hari ada babang ngojek nganterinnya dan segera mami twins cari tau gimana cara memasak ubi cilembu agar keluar madunya dan rasanya enak dan mirip dengan yang di Jawa. 2 kali masak ubi ubi ini, Papi selalu masak pake microwave, dan hasilnya ya biasa aja, kaya ubi ubi kayu biasa. Makanya kali ini jangan sampai keliru lagi. 
Setelah browsing sana sini, ketemu di youtube, ada mbak yang lagi beli ubi trus interview penjualnya dan penjualnya bilang kalo masaknya itu memang lama banet. Jika pake otamg, ubi ukuran kecil memakan waktu 1.5 jam paling cepat dan kalo yang gede sekitar 2.5 jam. Jadinya melihat itu, aku memilih untuk mencoba masak yang kecil dulu. Gimana caranya, ini dia ada di channel youtube ku :
Jadi cara mengovennya dengan oven listrik ternyata mudah sekali. Jadi menurut penjual ubi, ubi ini sudah dicuci jadi tinggal di Oven saja. Karena jika kita cuci lagi, kita harus mengeringka…

MENGATASI GATAL DI PERUT SAAT HAMIL

Berdasarkan pengalaman saya, saat memasuki usia kehamilan 16 minggu (4 bulan), saya mulai merasakan gatal di bagian perut dan dada. Gatal semakin terasa saat menjelang tidur. Ingin rasanya digaruk atau diberi salep atau apapun itu untuk menghilangkannya. Gatalnya lebih parah dibanding digigit nyamuk atau serangga. 

Gatal yang dialami saat hamil memanglah wajar, tetapi setidaknya kita harus tau penyebabnya dan pastinya cara mengatasinya supaya bisa menjalani kehamilan dengan nyaman. 
Penyebab Gatal Sebagian besar ibu hamil mengalami peregangan kulit yang biasa dikenal dengan stretch mark. Perkembangan janin menyebabkan perut membesar, kulit meregang dengan cepat, semakin mengurangi kelembapan kulit sehingga membuat gatal dan tidak nyaman. Lebih seringnya dialami pada bumil yang masuk trimester tiga, tapi pengalaman saya pribadi, untuk kehamilan kembar, lebih cepat mengalaminya, karena peregangan kulit perut lebih cepat sehingga di trimester 2 sudah mulai mengalaminya. Kita akan sering…

PIMITWINS FAMILY PROJECT ON NOVEMBER 2018 | DAY 1

Alhamdulillah, masuk ke Bunsay Level 3 ini tentang Melatih Kecerdasan dan kita ditantang untuk bisa membuat Family Project. Yippee!!! Jujur, diawal bingung apalagi ni project keluarga bareng twins, dan ditengah kegalauanku, datang lah sang kekasih, cieleee...ya...my Hubby, suami tercinta yang memecah kegalauanku dengan mencari solusi. Gimana Ceritanya....yuk mari....
Selasa, 30 Oktober 2018 malam hari sebelum bobo
Jadi, saat diskusi games level 3 di wag kelas, aku juga sambil berdiskusi dengan hubby dan juga menemani twins yang asik main. keliatan kalo mukaku bingung, Hubby pun ngajakin diskusi versi Pillow Talk bareng twins yang ikutan nimbrung juga. (So sweet). Mami, mana buku dan pen? Kata papi, dengan sigap langsung kusodorkan ke Hubby. Dan waktunya kami diskusi sambil papi oret oret di buku. 
Akhirnya terciptalah ide kita untuk Family Project, semua berbasis rumah dan lingkungan sehat dan asri, sifatnya sederhana, Pratical Life, dan ngelakuinnya bareng. 


Jadi tidur tenang deh di…